Jabarplus.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menekankan pentingnya program prioritas pada bantuan keuangan (Bankeu) desa tahun anggaran 2026.
Hal itu ia sampaikan di depan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor saat penyempurnaan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis penggunaan Bankeu Desa.
“Maka petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknisnya Kami ingin lebih spesifik lagi salah satunya adalah terkait pengelolaan sampah di tingkat desa,” kata dia, Rabu 29 April 2026.
Tak hanya itu, Rudy Susmanto juga tidak meninggalkan prioritas pembangunan infrastruktur di Desa untuk memaksimalkan infrastruktur yang belum terbangun di sejumlah desa.
“Lalu yang keduanya terkait pembangunan infrastruktur, lalu ada kegiatan sosial ekonomi kemasyarakatan,” lanjut dia.
Kemudian, program satu sarjana minimal satu desa harus menjadi prioritas pemerintah desa untuk meningkatkan Sumberdaya manusia.
Kelima, kata Rudy, yakni data digital desa untuk memaksimalkan pelayanan desa melalui sistem digital yang baik dan tertata dengan rapi.
“Desa digital, yabg mana data desa digital ini kita belum memutuskan berkolaborasi dengan siapa, kami berharapnya dari dinas komunikasi dan informatika memiliki sebuah konsep, sebuah program yang bisa segera diimplementasikan di 416 desa, 19 kelurahan,” jelas dia.












