Jawa Barat

Kemenhub Cek Kelayakan Bus Menuju Puncak Bogor, 5 Kendaraan Tak Diizinkan Melintas 

121
×

Kemenhub Cek Kelayakan Bus Menuju Puncak Bogor, 5 Kendaraan Tak Diizinkan Melintas 

Share this article
Kemenhub Cek Kelayakan Bus Menuju Puncak Bogor, 5 Kendaraan Tak Diizinkan Melintas
Petugas Kemenhub saat meriksa kelayakan bus di Tol Jagorawi. Foto : Maherza/jabarplus.id

BOGOR,jabarplus.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan kelayakan bus menuju kawasan Puncak Bogor di Rest Area KM 45 Tol Jagorawi, Sabtu (21/12).

Petugas gabungan memeriksa fungsi kendaraan seperti lampu, rem, klakson dan lainnya. Apabila bus lolos uji kelayakan akan diberikan stiker bertanda telah di uji.

Plt. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Suharto menjelaskan, kegiatan ini untuk memastikan setiap armada yang digunakan masyarakat memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan.

“Kita sudah mulai dari pagi untuk memastikan kendaraan-kendaran bus pariwisata yang akan beraktivitas ke puncak ini sudah layak jalan,”ujarnya kepada media.

BACA JUGA  Pemkab Bogor Kerahkan 7.500 Personel untuk Amankan Nataru 

Suharto menyebut, pihaknya sudah memeriksa sebanyak 30 kendaraan, 5 diantaranya tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalan ke Puncak Bogor.

“Ada 5 kendaraan yang tidak diberi izin,  karena kondisi dari administrasi tidak terpenuhi dan pelayanan jalan tidak terpenuhi,”katanya.

Bagi kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan itu, sudah digantikan dengan kendaraan yang disiapkan oleh petugas dilapangan.

Hal ini ditujukan agar masyarakat yang akan beraktivitas ke kawasan wisata puncak tidak terganggu.

BPTJ juga mencacat sebanyak 36.595 kendaraan yang sudah dilakukan pemeriksaan di berbagai tempat. Hasilnya 65 persen sudah memenuhi persyaratan teknis.

BACA JUGA  Pickup Partai NasDem Hilang Digondol Maling 

“Hanya 19 persen dari jumlah tadi yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan tidak lolos administrasi artinya hanya sedikit 9 persen yang tidak memenuhi persyaratan teknis,”ucapnya.

Kendati begitu, Suharto menilai adanya peningkatan kesadaran dari masyakarat untuk memperhatikan kendaraanya sebelum digunakan.

“Alhamdulillah masyarakat saat ini sudah memenuhi atau meningkatkan kesadaran nya untuk adanya kendaraan yang memenuhi syarat karena keselamatan,”tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, petugas tidak hanya memeriksa kelayakan kendaraan saja, tetapi para pengemudi pun di tes kesehatan nya untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.

“Kita bersama dengan BNN dan Dinkes memastikan bahwa pengemudi dan operator bus benar-benar sehat secara kondisi fisik, lahir dan batin,”imbuhnya.

BACA JUGA  SDN Ciporeat Gelar MPLS Seru untuk 112 Siswa Baru

Suharto berharap, ramp chek ini tidak hanya dilakukan saat Nataru saja, BPTJ kedepannya akan rutin mengadakan kegiatan tersebut.

“Harapan kami ramp check ini tidak hanya saat nataru saja, kami akan rutin adakan. Karena keselamatan adalah suatu hal yang tidak bisa ditawar,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *