Jawa Barat

Bikin Sesak Dada, Bocah Gizi Buruk di Parungpanjang Meninggal, Tak Terdaftar di BPJS PBI 

702
×

Bikin Sesak Dada, Bocah Gizi Buruk di Parungpanjang Meninggal, Tak Terdaftar di BPJS PBI 

Share this article

 

Jabarplus.id – Kisah pilu kembali menimpa warga Kabupaten Bogor, tepatnya di Kecamatan Parungpanjang. Seorang bocah penderita Gizi Buruk berumur 9 tahun, meninggal dunia dengan kabar tidak terdaftar sebagai penerima BPJS PBI.

 

Hal itu disampaikan aktivis Kesehatan Bogor, Uun Desi yang mengawal anak asal Kp. Somang 02/03 Desa Parungpanjang Kabupaten Bogor yang meninggal di RSUD Tangerang Banten itu.

 

Uun menjelaskan, orang tua bocah bernama Ahmad Maulana (9), Jaenudin (40) dan Nurmi (31) tidak terdaftar sebagai penerima BPJS PBI yang diperuntukkan warga pra sejahtera.

BACA JUGA  Balita Tertarik Eskalator di CCM, Dilarikan ke Rumah Sakit 

 

“Pasangan suami istri itu bernama Jaenudin dan Nurmi tidak punya BPJS kesehatan, jaminan kesehatan untuk fakir, yang dibayar pemerintah, belum terdaftar,” kata dia, Minggu 26 Januari 2025.

 

Ia menjelaskan, kedua orang tua Ahmad dinilai masih pra sejahtera atau membutuhkan bantuan pemerintah. Sebab, keduanya tidak memiliki pekerjaan tetap.

 

Bahkan, Uun mengantar Ahmad Maulana ke RSUD Tangerang karena kedua orangtua Ahmad tidak mampu hanya untuk membayar ongkos ke rumah sakit.

 

“Saya diminta mengantarkan anak Maulana ke RS Tangerang, karena tudak punya biaya ongkos kesana. Setelah 23 hari menjalani perawatan, Maulana usianya 9 tahun meninggal dunia di RSUD tangerang,” jelas dia.

BACA JUGA  Pemkab Bogor Pecahkan Rekor MURI, Lewat 3.425 Peserta Pawai Busana Daur Ulang Terbanyak di Indonesia 

 

 

“Maulana ini menjalani perawatan di RSUD Tangerang itu menggunakan BPJS Mandiri, mereka itu tidak punya BPJS kesehatan PBI,”sambungnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *